Kamu sibuk dengan perjalananmu
Sedangkan aku, sibuk mencari perjalanan mana yang sedang kamu jelajahi
Kamu, apa kabar?
Bagaimana tanpaku menjalani hari?
Cerita kita sudah jauh berbeda
Kamu dengan rasa senangmu yang sudah tidak denganku
Aku dengan sepi yang dahayu
Kamu tau itu, sayangku?
Untukmu
Segalanya landai mengalir begitu saja
Tapi tidak denganku
Sebagian cerita kita masih saja ada
Memindahkan pandangan semua tentangmu
Hanya akan membuat semua terlihat salah
Mengirimimu pesan agar tidak lupa untuk pulang
Tapi ternyata tidak pernah berlabuh pada dermaganya
Aku lupa, kendaraan yang sedang kamu kendarai itu
Tidak bisa mengantarkanmu searah denganku
lagi
Mungkin belum
Mungkin juga bukan sekarang
Semoga derai angin berkenan membawa pesanku
“Aku masih di sini”
Suatu saat
Pada saban waktu
Lagi-lagi menyemogakan
Kita adalah rumah untuk kita sendiri
Aku, kamu, dan waktu
Penajam, 10 Juni 2020
Telah diterbitkan dalam buku antologi puisi, Lantunan Senandung Alkisah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar